Breaking News

Registrasi Pelanggan Prabayar Tembus 100 Juta Nomor Seluler

Registrasi Pelanggan Prabayar Tembus 100 Juta Nomor Seluler - Kementerian Komunikasi dan Informasi merilis sampai dengan Rabu (20/12), sudah lebih dari 100 juta nomor pelanggan seluler yang melakukan registrasi ulang.


Registrasi Pelanggan Prabayar Tembus 100 Juta Nomor Seluler


Registarasi ulang ini merujuk kepada Peraturan Menteri Kominfo No. 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Prabayar sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo No. 14 Tahun 2017, pengguna kartu selular prabayar diwajibkan melakukan registrasi ulang nomornya kepada operator telekomunikasi dengan batas waktu 28 Februari 2018.

Menurut kementerian, registrasi ini ditujukan untuk mengurangi praktik-praktik kecurangan, penipuan, dan informasi hoax, yang marak terjadi di masyarakat akibat penyalahgunaan nomor seluler.

“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada para operator seluler, Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), dan Ditjen Dukcapil, Kemdagri yang telah bekerja keras demi terlaksananya program ini,” ujar rilis Kominfo, Rabu, 20 Desember 2017.

Dengan verifikasi identitas pengguna terhadap data Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga yang tersimpan pada sistem Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, hal-hal negatif seperti ini bisa dibatasi ruang geraknya.

Registrasi pelanggan idealnya juga akan menguntungkan operator dan menyehatkan industri karena data yang terverifikasi akan memberi kepastian angka pelanggan dan mengurangi churn rates operator seluler.

“Sehubungan dengan hal tersebut, pada kesempatan ini kami ingin memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah antusias melakukan registrasi (ulang) nomor prabayarnya. Sampai pagi ini, sudah lebih dari 100 juta nomor pelanggan yang telah terdaftar,” tulisnya.