Breaking News

Prospek Komoditas Karet dan Olahan Karet di Provinsi Lampung

Prospek Komoditas Karet dan Olahan Karet di Provinsi Lampung : Komoditas karet mengalami pertumbuhan setiap tahunnya, baik dari segi luas areal (ha) maupun produksi (ton). Jumlah total rata-rata luas areal dari tahun 2010 sampai dengan 2014 sebesar 83.972 hektar dan produksi sebanyak 46.798 ton.



Prospek Komoditas Karet dan Olahan Karet di Provinsi Lampung
Tabel: Luas Areal (ha) dan Produksi (ton) Komoditas Karet di Provinsi Lampung tahun 2010-2014
Tahun
Luas Areal (Hektar)
Produksi (Ton)
2010
75.450
35.464
2011
83.104
44.535
2012
94.619
50.378
2013
7.687
51.561
2014
158.999
52.050
Jumlah
83.972
46.798
Sumber: BPS Provinsi Lampung, 2016
Pada tahun 2010 luas areal lahan karet di Provinsi Lampung seluas 75.450 ha, tahun 2011 seluas 83.104 ha, tahun 2012 seluas 94.619 ha, pada tahun 2013 terdapat error data dan pada tahun 2014 luas areal komoditas karet di Provinsi Lampung sebesar 158.999. Terjadi lonjakan yang signifikan untuk perkebunan karet tersebut. Tetapi kondisi luas areal lahan tersebut belum sepenuhnya berpengaruh terhadap produksi, hal ini disebabkan masa panen yang belum cukup untuk tanaman baru tersebut.
Tabel: Ekspor Industri Pengolahan Karet Ke Mancanegara (dalam US$) tahun 2010-2014
No
Sub Kelompok Hasil Industri
2010
2011
2012
2013
2014
1
Crumb Rubber
7.102.864.484
11.416.102.441
7.626.725.346
6.706.864.468
4.595.061.559
2
Ban Luar kendaraan Bermotor Roda empat
1.271.206.237
1.644.363.952
1.496.600.471
1.453.392.905
1.413.452.168
3
Produk karet dan olahannya (PEBT)
207.655.831
282.275.933
424.121.000
407.726.232
475.911.763
4
Barang-barang dari karet lainnya
232.968.514
239.760.954
433.988.044
393.427.571
270.374.777
5
Sarung Tangan Karet
251.896.556
285.134.049
260.606.062
226.757.360
236.376.536
6
S h e e t
192.546.469
319.001.304
218.655.873
190.745.086
138.016.357
7
Ban Luar Sepeda
78.941.595
111.970.017
105.658.657
108.434.106
123.636.767
8
Other new pneumatic tyres & inners of rubbers
56.277.334
68.494.921
74.896.350
73.674.850
73.467.412
9
Tranmission Convenyer/Elevator Belt
49.435.184
62.877.906
73.165.927
69.222.835
70.036.532
10
Ban Luar kendaraan Bermotor Roda dua
17.851.095
26.755.437
30.873.984
28.622.586
33.111.155
11
Ban Dalam Sepeda
29.637.498
35.788.802
28.291.249
30.015.826
31.265.838
12
Pipa dari Karet
13.585.781
28.536.977
24.649.047
20.631.736
23.460.618
13
Ban Dalam kendaraan Bermotor Roda empat
12.490.912
13.983.059
15.399.705
10.567.106
9.757.880
14
Kondom dan Barang keperluan Kesehatan lain
4.110.823
3.970.086
3.464.605
2.725.174
2.597.282
15
Ban Dalam kendaraan Bermotor Roda dua
803.079
1.011.584
1.260.192
1.108.461
715.574
16
Barang Pakaian & per- lengkapan dari karet
351.345
332.959
268.369
216.804
307.186
17
C r e e p e
0
786
0
0
0
Sumber: Kementerian Perindustrian, 2016
Kelompok hasil industri karet terbesar yang dieskpor ke mancanegara adalah crumb rubber yang memiliki nilai terbesar yakni sebesar US$ 7.102.864.484 pada tahun 2010 dan pada tahun 2014 sebesar US$ 4.595.061.559. Terbesar kedua adalah Ban Luar Kendaraan Bermotor Roda Empat dengan nilai US$ 1.271.206.237 dan sebesar US$ 1.413.452.168 pada tahun 2014. Untuk produksi hasil industri pengolahan karet lainnya masih dibawah 1 milyar US$.
Tabel: Ekspor Karet Dalam Bentuk Remah Menurut Negara Tujuan Utama Tahun 2009-2013
Negara Tujuan
2009
2010
2011
2012
2013

Berat Bersih (Ribu ton)
Jepang
266,9
307,6
381,6
384,1
418,9
Korea Selatan
98,4
90,1
119,1
141,9
146,6
Cina
431,1
406,6
394,8
425,8
500,0
Singapura
93,7
110,3
96,7
57,2
17,7
Amerika Serikat
368,5
507,4
570,8
545,6
576,7
Kanada
45,6
65,2
71,5
70,3
65,9
Brasilia
56,5
107,3
92,3
68,5
86,6
Perancis
27,1
47,2
64,5
48,1
48,3
Jerman
35,1
54,6
57,8
57,5
70,0
Spanyol
23,2
42,4
58,5
39,3
35,7
Lainnya
426,7
490,5
528,0
501,4
623,8
Jumlah
1.872,8
2.229,2
2.435,6
2.339,7
2.590,2


Nilai FOB/FOB Value (Juta US$)
Jepang
443,6
954,3
1.758,3
1.237,6
1.070,9
Korea Selatan
157,5
276,1
540,3
454,6
376,5
Cina
657,1
1.273,4
1.817,2
1.379,1
1.276,3
Singapura
153,9
336,4
437,9
184,7
46,5
Amerika Serikat
612,6
1.571,9
2.612,8
1.746,1
1.475,4
Kanada
76,9
204,8
330,3
225,7
169,2
Brasilia
103,6
340,0
431,1
220,9
220,4
Perancis
47,5
148,7
301,0
155,3
122,6
Jerman
60,1
171,9
269,6
185,2
176,7
Spanyol
39,4
133,4
273,6
127,3
90,4
Lainnya
698,2
1.531,8
2.437,2
1.607,1
1.584,7
Jumlah
3.050,4
6.942,7
11.209,3
7.523,6
6.609,6
Sumber: BPS, 2016
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS tersebut, bahwa ekspor karet Indonesia dalam bentuk remah pada tahun 2013 mencapai berat bersih 2.590.200 ton. Dengan negara tujuan utama adalah Amerika Serikat, China dan Jepang. Mayoritas negara tujuan ekspor dari remah karet ini adalah negara-negara maju yang memiliki industri pengolahan karet dan otomotif. Sedangkan nilai yang dihasilkan dari ekspor tersebut sebesar US$ 6.609,6 juta. Lebih kecil dibanding tahun 2011, padahal dari jumlah yang diekspor lebih besar. Pada tahun 2011 jumlah remah karet yang diekspor mencapai 2.435.600 ton tetapi nilai ekspor mencapai US$ 11.209.300.
Tabel: Ansoft Matris Untuk Komoditas Karet
Komoditas Karet
Peningkatan Kebaruan Teknologi
Existing Products
New Products
Peningkatan Kebaruan Pasar
Existing Market
Market Penetration
Product Development
Bahan Mentah Karet
Ban Roda 4

Ban Roda 2

Ban Sepeda

Vulkanisir

Pedal Sepeda dan Motor

Lis Kaca Mobil

Barang Teknik dari Karet

Alat Rumah Tangga

Alat Olah Raga

Alas Kaki dari Karet

Sarung Tangan Karet

DOT

Benang Karet

Kondom

Pipet

Cat

Varnish
Kayu
Furniture
New Market
Market Development
Diversification
Lokal
Nasional
Antar Provinsi
Ekspor
Sumber:  Kajian Pengembangan Ekonomi dan Bisnis Kawasan Industri Strategis Lampung (Lintas Pantai Timur), 2015
Jika melihat dari hasil industri olahan karet Indonesia yang telah di ekspor ke mancanegara, sebenarnya telah di produksi untuk new product yang digambarkan pada ansoft matriks tersebut diatas. Namun untuk melihat kondisi tersebut di Lampung sepertinya belum ada industri yang memproduksi hasil olahan karet secara signifikan sehingga ini merupakan peluang yang bisa dikembangkan di Provinsi Lampung khususnya.