Breaking News

NAZI dan Adolf Hitler Mulai Berkuasa

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "Sejarah Nazi; Sebuah Peringatan"

Jutta Rudiger, Anggota Partai Nazi 1931-1945, mengatakan; “Musim dingin itu, aku melihat Hitler untuk pertama kalinya. Disana berkumpul banyak sekali orang. Aku hanya bisa menjelaskan ini keputusasaan, kemiskinan disebabkan oleh pengangguran besar-besaran. Itu benar-benar buruk dan dalam situasi seperti itu Hitler terlihat seperti pembawa keselamatan. Ia mengatakan akan membebaskan kita dari penderitaan ini jika kalian mau bergabung. Dan semua orang mengerti


Partai Nazi hanya menyinggung kebijakan-kebijakan mendetil, ia tawarkan keteraturan, kedisiplinan dan kepribadian Adolf Hitler.

Fridolin Von Spaun bertemu dengannya di awal 1930-an dan mengatakan; “ Tiba-tiba aku menyadari Hitler sedang mengawasiku. Dia memang sedang menilaiku. Dan itu salah satu peristiwa paling berkesan dalam hidupku. Aku punya firasat ia sepertinya sedang mencari sesuatu. Pandangan yang awalnya hanya tertuju padaku. Tiba-tiba melewatiku dan hanya menatap ke kejauhan. Aneh sekali. Dan tatapan lama yang ia berikan padaku meyakinkan aku sepenuhnya bahwa ia adalah orang dengan niat yang mulia. Aku hanya bisa bilang aku senang karena melihat sisi Hitler yang paling indah. Tentu saja banyak sisi gelapnya tapi aku melihat sisi baiknya dan tak ada yang bisa mengambil itu dariku.

Tahun 1932 mayoritas rakyat jerman dalam memilih komunis atau Nazi. Memilih partai yang secara terbuka bertujuan gulingkan demokrasi Jerman. Demokrasi datang di Jerman pada akhir PD I. Kini mayoritas rakyat Jerman ingin menyingkirkannya. Dalam pidato pemilihan umumnya, Hitler tidak menyembunyikan fakta bahwa memilih Nazi adalah memilih kediktatoran.

NAZI dan Adolf Hitler Mulai Berkuasa
Adolf Hitler Menyampaikan Pidato Yang Kontroversial

Dalam pidatonya Adolf Hitler mengatakan; “ Musuh kita menuduh kita golongan sosialis nasional dan aku khususnya sebagai orang yang tidak toleran dan menyukai permusuhan. Mereka bilang kita tak mau bekerjasama dengan partai lain. Mereka bilang golongan Sosialis Nasional bukan orang Jerman karena menolak bekerjasama dengan partai lain. Lalu apakah ciri khas Jerman memiliki 30 partai? Aku harus mengakui satu hal, orang-orang itu tidak salah. Kita tidak toleran, aku memiliki satu tujuan untuk menyingkirkan 30 partai politik ini dari Jerman. Mereka mengira kita salah satu dari mereka. Kita punya 1 tujuan, dan kita akan berusaha mewujudkannya dengan setia. Dan tanpa kompromi sampai ke liang kubur.

Hasilnya pada pemilihan umum bulan Juli 1932, Nazi menjadi partai terbesar di Jerman dengan meraih 37% suara. Kini hanya ada satu orang yang menjadi penghalang antara Hitler dan posisi Kanselir, yaitu Presiden Hindenburg. Orang yang bersaing dengan Hitler untuk Jabatan Presiden dan Hitler kalah.

Hindenburg bertemu Hitler pada tanggal 13 Agustus 1932, Hitler menuntut untuk menjadi Kanselir dan Hindenburg menolak. Menteri dalam negerinya mencatat alasan penolakan tersebut. “Ia tak setuju jika kekuasaan pemerintah diberikan ke 1 partai yang tidak mewakili mayoritas pemilih dan yang lebih jauh lagi tidak toleran, disiplinnya rendah dan seringkali bahkan menggunakan kekerasan.”

NAZI dan Adolf Hitler Mulai Berkuasa
Presiden Hindenburg Memenangkan Posisi Jabatan Presiden Melawan Hitler

Kemudian sejumlah kelompok penekan mulai melobi Presiden Hindenburg. Sekelompok pengusaha termasuk mantan Direktur Reich Bank, Hjalmar Schacht, menulis surat kepada Hindenburg. Mendesak agar Hitler diberi mandat Kanselir demi kebaikan Jerman.

Johannes Zahn, Ekonom dan Bankir sejak 1931 mengatakan : “Kau harus mempertimbangkan kondisi umum Jerman antara tahun 1930 dan 1933, seorang pengangguran kalau tidak bergabung dengan komunis, dia pasti menjadi Pasukan Badai. Dunia usaha percaya bahwa lebih baik mereka jadi Pasukan Badai karena ada kedisiplinan dan ketertiban. Dan pada awalnya, kau harus mengatakannya saat ini. Pada awalnya kau tidak tahu apakah Sosialisme Nasional adalah sesuatu yang bagus dengan sedikit efek samping yang buruk atau sesuatu yang jahat dengan sedikit efek samping yang bagus. Kau benar-benar tidak tahu.

Tekanan baru muncul sebagai akibat dari permainan perang militer. Penulis laporan menegaskan pada kabinet bahwa dalam kerusuhan sipil, militer tidak bisa mengendalikan baik Nazi maupun komunis. Setelah pertimbangan yang sangat hati-hati, jelaslah bahwa penegakan hukum di negara Jerman tak mungkin kuat untuk melindungi Negara dari sosialis nasional dan komunis sekaligus menjaga perbatasan.

Jika Hindenburg mendapat banyak tekanan saat tahun 1932 berakhir, Nazi juga mendapat tekanan, rakyat menunggu di markas besar Nazi di Munich pada bulan Desember, tak menyadari masalah sebenarnya yang dihadapi partai tersebut, partai terancam bangkrut karena harus berlaga di pemilihan umum. Gregor Strasser salah satu tokoh utama partai mengundurkan diri. Suara untuk Nazi turun menjadi 33% pada pemilu bukan November 1932, tampaknya dukungan untuk mereka sudah di titik maksimal.

Tapi tokoh kuat di kelompok trandisional kanan masih merasa mereka harus bernegosiasi dengan Hitler. Mereka juga ingin menghapuskan demokrasi dan menghancurkan komunis dan tanpa Hitler dan Nazi. Mereka tak punya akses untuk mendapatkan dukungan masa.

Mantan Kanselir, bangsawan Von Papen menawarkan kesepakatan, Hitler bisa jadi Kanselir jika ia, Von Papen, menjadi wakil Kanselir dan hanya ada 2 anggota Nazi lainnya yang masuk kabinet, dikelilingi oleh orang-orang yang lebih konservatif tradisional. Teorinya, dengan begitu Hitler bisa dijinakkan.

Hasilnya, Hindenburg menawarkan posisi Kanselir kepada Adolf Hitler pada tanggal 30 Januari 1933. Von Papen dengan bangga mengumumkan “Kami menerima dia”. Dan kabinet yang baru berpose di depan kamera. Nazi di kemudian hari mencoba menulis ulang sejarah dengan mengatakan bahwa Hitler menjadi Kanselir semata-mata karena itu adalah takdirnya, tapi sebenarnya, Hitler dibantu untuk berkuasa oleh kondisi ekonomi dan dukungan serta perhitungan yang salah dari pihak lain.

Eugene Levine, Pemuda Komunis Jerman 1930-1933 berkata: “Saat itu semua terjadi begitu cepat, aku menyaksikan peristiwa tersebut, perlahan-lahan partai komunis secara resmi aku masih menjadi anggotanya, berpikir bahwa tidak masalah jika Hitler berkuasa, malah bagus karena akan segera terbukti bahwa ia tak mampu dan kemudian giliran kami maju. Untuk alasan yang luar biasa mereka tidak menyadari bahwa Hitler akan mengubah undang-undang begitu ia berkuasa dan ia melakukannya dengan sangat cerdas.

Josef Felder, Anggota Parlemen Partai Sosial Demokrat 1932-1933 berujar: “Kami tidak benar-benar menyadari apa akibatnya. Kami yakin masih bisa mengendalikannya lewat parlemen. Gila, benar-benar gila.

Pada tanggal 30 Januari 1933, hari yang sama dengan penunjukan Hitler sebagai Kanselir, Nazi mengadakan parade perayaan yang meriah di Berlin. Revolusi telah dimulai.

NAZI dan Adolf Hitler Mulai Berkuasa
Parade Perayaan Partai Nazi Setelah Hitler Ditunjuk Menjadi Kanselir Jerman

Rasanya sangat menggembirakan, bisa mendapatkan apa yang kami inginkan untuk 5,6 atau 7 tahun, kami selalu dijanjikan akan berkuasa dan sekarang saat itu telah tiba” ujar Fridolin Von Spaun

Anggota Partai Nazi lainnya mengatakan “Ya, rasanya bangga, Partai Nazi berkuasa. Sepertinya hampir mustahil. Jika aku memikirkan para pengusaha dan orang-orang lainnya, mereka semua bangga dan kalaupun mereka tidak bangga mereka masih berharap dari naiknya Hitler ke tampuk kekuasaan.

Ada anggota Pasukan Badai yang memiliki pacar orang Yahudi dan itu membuat banyak orang Yahudi Jerman yang berpikir oh ini tidak akan terlalu buruk, lihat, mereka punya pacar Yahudi. Mereka tak mungkin membenci kita semua. Oh, sangat memilukan.

Tapi tidak semua orang bergembira, bagaimanapun bahaya selalu ada, saat terjadi krisis selalu ada orang yang tampil dan menyatakan diri sebagai sumber kebajikan dan membawa keselamatan untuk semua orang.

Segera setelah Hitler diangkat sebagai Kanselir, salah satu sahabat terdekat Hindenburg dari Perang Dunia I, Jenderal lundendorff, menulis surat kepadanya. “Kuramalkan dengan sungguh-sungguh bahwa orang terkutuk ini akan membawa negara kita ke jurang yang dalam.”

Sumber: Film Dokumenter " The Nazis, A Warning From History - Nazi Peringatan Dari Sejarah 
loading...